Luvi Silverberg
November 25, 2022

Seni Rupa terapan Merupakan

Seni rupa terapan adalah studi tentang seni sebagai sarana ekspresi, komunikasi dan komentar sosial. Mereka berkaitan dengan penciptaan (kreasi) dan penyajian (presentasi) karya seni yang memiliki hubungan dengan bidang kegiatan seniman.

seni sebagai sarana komunikasi

Seni sebagai sarana komunikasi.

Dalam konteks ini, seni didefinisikan sebagai kreasi representasi visual dan/atau verbal yang diciptakan untuk daya tarik estetika atau signifikansi mereka. Seni dapat digunakan untuk mengkomunikasikan ide dan konsep melalui berbagai media termasuk patung, lukisan, fotografi dan arsitektur. Seni juga dapat digunakan dalam aktivisme politik seperti tulisan grafiti di dinding atau mural publik yang mengekspresikan pesan politik atau meningkatkan kesadaran tentang masalah sosial seperti lingkungan atau rasisme.

seni sebagai komentar sosial

Seni sebagai komentar sosial

Seni dapat digunakan sebagai sarana komentar sosial, dan juga dapat digunakan untuk memprotes dan mengkritik status quo. Beberapa seniman lebih dari sekadar mengkritik masyarakat; mereka malah mencoba menciptakan perubahan dengan menciptakan seni yang mencerminkan gagasan dan keyakinan mereka sendiri. Misalnya, Henri Matisse melukis “The Dance” pada tahun 1904 setelah melihat penari balet tampil di atas panggung di Paris Opéra Comique (sekarang dikenal sebagai Gaîté Lyrique). Dia ingin menunjukkan betapa indahnya tarian balet dengan langkah-langkahnya yang rumit, gerakan yang cepat, keanggunan, gaya dalam desain pakaian…dan sebagainya! Lukisan ini dilukis dengan menggunakan warna-warna cerah yang membuatnya terlihat lebih indah dari biasanya; namun tidak ada lukisan lain seperti ini yang ada di sekitar semasa hidupnya, karena dia tidak tahu tentang lukisan-lukisan itu sebelumnya, jadi dia tidak bisa menirunya dengan tepat jika dia menginginkannya juga!

bentuk-bentuk seni tradisional

Seni rupa adalah istilah yang luas untuk seni visual, sastra, dan pertunjukan. Seni rupa dapat mencakup lukisan; gambar; patung; musik (termasuk tarian dan teater); sastra (puisi atau prosa); arsitektur; kerajinan tangan seperti keranjang atau tembikar; fotografi/sejarah seni, serta acara-acara khusus seperti simfoni dan opera yang ditampilkan di tempat-tempat seperti gedung opera atau ruang konser.

seni digital, fotografi

Seni digital adalah suatu bentuk fotografi. Seni ini menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasi gambar dan membuat lukisan, gambar dan patung digital. Hal ini dapat dilakukan secara digital dengan menggunakan komputer atau tablet serta metode tradisional seperti melukis di atas kanvas atau menggambar dengan pensil atau arang. Gambar yang dibuat dalam seni digital sering kali lebih abstrak daripada gambar yang dibuat dengan media tradisional karena tidak memerlukan penggunaan cat, kuas, dan alat lainnya seperti jika mereka bekerja dengan media tradisional seperti cat minyak atau akrilik (yang merupakan cairan). Mereka juga cenderung kurang figuratif dibandingkan lukisan yang menggunakan figur manusia sebagai subjeknya, karena banyak seniman digital yang tidak menganggap diri mereka sebagai seniman sama sekali-mereka hanya pandai membuat sesuatu terlihat cantik!

Seniman digital juga memiliki keunggulan dibandingkan seniman tradisional, karena karya mereka tidak memiliki batasan fisik: Anda bisa mengambil foto dari mana saja tanpa perlu mencemaskan lensa kamera Anda akan kotor karena berada di luar seharian!

seni gaya bebas

Seni gaya bebas adalah bentuk seni yang tidak dibatasi oleh bentuk dan teknik tradisional. Hal ini sering dilakukan oleh orang-orang yang bukan seniman profesional, tetapi juga dapat dibuat di komputer. Seniman gaya bebas dapat menggunakan bahan yang berbeda, seperti cat atau tanah liat, untuk menciptakan karya mereka.

Istilah “gaya bebas” diciptakan pada tahun 1960-an ketika Walikota New York City, John Lindsay, menciptakan serangkaian lukisan di Museum Seni Wadsworth Atheneum di Hartford Connecticut yang disebut “Gaya Bebas”. Pameran ini menampilkan lebih dari 500 karya dari sekitar 300 seniman dari seluruh Amerika dan Eropa[1].

Kesimpulan:

Seni adalah cara untuk mengekspresikan diri Anda, berkomunikasi dengan orang lain, dan membuat jejak Anda di dunia. Seni dapat digunakan sebagai alat untuk penemuan diri dan pertumbuhan pribadi. Ini juga dapat digunakan sebagai jalan keluar untuk kreativitas, yang akan membantu Anda mengekspresikan apa yang Anda rasakan atau pikirkan secara real time: apakah itu positif atau negatif. Hal ini bisa sangat membantu jika seseorang telah berjuang dengan depresi atau kecemasan pada suatu saat dalam hidup mereka (dan hal-hal ini sangat umum).

Sebagai kesimpulan, saya ingin mengatakan bahwa seni itu penting karena memungkinkan kita semua mengakses budaya lain melalui video musik! Video musik mungkin tidak tampak seperti banyak hal pada pandangan pertama, tetapi video musik telah mengubah cara banyak orang memandang diri mereka sendiri saat ini karena kemampuannya untuk menangkap momen tepat sebelum momen itu terjadi – membuat mereka merasa lebih terhubung daripada sebelumnya.”

Akhir Kata

Saya percaya bahwa dunia seni masih dalam tahap awal. Ada banyak seniman yang telah memberikan kontribusi signifikan pada bidang ini, tetapi mereka belum diakui oleh khalayak yang lebih luas.