Luvi Silverberg
November 25, 2022

komoditas impor indonesia yang merupakan bahan baku penolong adalah

Indonesia adalah negara yang ingin berkembang di masa depan. Oleh karena itu, kita ingin mengimpor bahan baku dari negara lain. Dalam artikel ini, kita akan membahas komoditas impor yang merupakan bahan baku penolong bagi Indonesia.

batu bara, gas dan batu.

Batu bara, gas dan batu adalah bahan baku tambahan. Batu bara digunakan dalam produksi listrik. Gas juga digunakan dalam produksi listrik. Batu digunakan dalam produksi semen.

bijih dan logam.

Mineral dan logam berikut ini digunakan dalam produksi mesin, peralatan dan suku cadang mesin:

  • Bijih besi
  • Bijih tembaga
  • Bauksit (bijih aluminium)
  • Bijih nikel

Selain bahan-bahan di atas, ada bahan baku tambahan lainnya yang diimpor dari Indonesia. Ini termasuk bijih timah dan bijih seng. Kegunaan utama untuk produk sekunder ini meliputi: – Pemanfaatan sebagai bahan tambahan untuk baja dalam produksi peralatan yang digunakan dalam pertambangan; – digunakan sebagai bahan paduan dengan logam lain untuk memproduksi peralatan listrik

mineral dan gas.

Mineral dan gas juga merupakan bahan mentah tambahan. Mereka digunakan untuk membuat semen, kaca, keramik, dan produk lainnya. Misalnya:

  • Semen adalah bahan yang mengikat pasir atau kerikil dengan air atau zat lain untuk membentuk massa keras yang dapat digunakan sebagai bahan bangunan (misalnya, beton).
  • Kaca terbuat dari pasir dan silika (silikon dioksida), yang dilelehkan pada suhu tinggi dalam tanur sampai menjadi cair; proses ini menciptakan gelembung-gelembung di dalam lelehan yang memerangkap udara di dalamnya-hasilnya adalah massa padat buram yang disebut “kaca” ketika didinginkan dengan cukup cepat agar struktur gelembung udara ini tetap utuh setelah pendinginan berhenti

batu dan gas.

  • Batu dan gas adalah bahan baku tambahan dalam produksi semen, kaca, beton. Mereka diimpor dari negara-negara seperti Kanada, Brasil, Australia dan Rusia.

Kesimpulan:

Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa komoditas impor Indonesia yang merupakan bahan baku penolong adalah batu bara, gas dan batu.

Singkatnya:

  • Impor batu bara Indonesia mencapai US$3 miliar pada tahun 2018, tumbuh 5% dari tahun 2017;
  • Impor gas alam Indonesia mencapai US$32 juta pada tahun 2018;
  • Nilai total ekspor Indonesia naik 6,5% menjadi US$4 miliar selama kuartal pertama, dibandingkan dengan tahun sebelumnya;

Artikel ini ditulis bekerja sama dengan rekan-rekan kami di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang merupakan pakar impor Indonesia. Kami harap Anda menikmati membacanya seperti halnya kami menikmati menulisnya!