Luvi Silverberg
November 25, 2022

Contoh berikut merupakan bentuk dari interaksi keruangan yaitu

Interaksi spasial penting bagi manusia dan hewan lainnya, tetapi juga dapat memiliki konsekuensi positif dan negatif. Kita sering menggunakan ruang dengan cara yang berbeda, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Misalnya, ketika kita berbicara dengan seseorang, kita mungkin menunjuk mereka, mengajukan pertanyaan tentang topik yang mereka minati (seperti olahraga), atau bertanya kepada mereka apakah mereka ingin bermain aktivitas seperti bola basket atau bola tangan.

tatapan mata,

  • Tatapan mata adalah bentuk interaksi spasial.
  • Tatapan mata dapat digunakan untuk mengkomunikasikan emosi, tetapi juga dapat digunakan untuk memanipulasi orang lain agar berpikir bahwa Anda lebih dapat dipercaya daripada yang sebenarnya.

menunjuk sesuatu,

Menunjuk adalah bentuk interaksi spasial yang melibatkan penggunaan satu bagian tubuh untuk berkomunikasi dengan bagian tubuh lainnya. Menunjuk dapat digunakan dalam berbagai cara dan ini termasuk:

  • Mengkomunikasikan gagasan atau perasaan dengan menunjuk sesuatu
  • Menunjukkan seseorang ke mana harus pergi, misalnya ketika Anda ingin mereka mengikuti Anda melalui area yang telah Anda jelajahi sebelumnya
  • Mengajukan pertanyaan dengan menggunakan gerakan tangan, seperti menanyakan apakah ada sesuatu di piring Anda dengan membuat lingkaran dengan ibu jari dan jari telunjuk Anda (gerakan ini disebut ‘ya’, tetapi bisa juga berarti ‘tidak’).

berbagi ruang dengan seseorang,

Berbagi ruang dengan seseorang bisa menjadi pengalaman yang positif. Misalnya, berbagi ruang kecil dengan orang lain dapat membantu Anda merasa tidak terlalu kesepian dan lebih nyaman di lingkungan Anda.

Berbagi ruang dengan orang lain juga dapat membantu orang merasa lebih dekat satu sama lain. Jika Anda berbagi kantor atau bilik dengan orang lain, akan menyenangkan mengetahui bahwa ada orang lain yang memahami bagaimana rasanya bagi mereka juga!

atau menyentuh seseorang.

Menyentuh seseorang dapat memiliki konsekuensi positif atau negatif. Menyentuh seseorang dapat menjadi bentuk komunikasi, kasih sayang, keintiman dan agresi. Sebagai contoh:

  • Anda mungkin menyentuh pasangan Anda di lengan atau bahu ketika Anda berbicara dengan mereka untuk menunjukkan bahwa Anda peduli tentang mereka.
  • Orang tua mungkin membelai rambut anak mereka sebagai tindakan cinta kasih dan kenyamanan selama masa sulit dalam hidup mereka (seperti ketika mereka sakit).
  • Seorang teman mungkin memeluk orang lain tanpa motif tersembunyi sama sekali-hanya karena dia menginginkannya!

Interaksi-interaksi ini dapat memiliki konsekuensi positif dan negatif.

Contoh-contoh berikut ini adalah bentuk-bentuk interaksi spasial.

  • Ikatan antarpribadi: Ini adalah konsekuensi positif karena membantu orang memahami satu sama lain dengan lebih baik. Misalnya, jika Anda berada di kota yang asing dan ingin menemukan jalan di sekitar Anda, satu orang mungkin memberikan petunjuk arah sementara yang lain mendengarkan dengan seksama dan mengikuti bersama dengan mata tertutup agar tidak melewatkan detail apa pun. Jika dilakukan dengan benar, jenis interaksi ini dapat mengarah pada saling pengertian yang lebih dalam antara pihak-pihak yang terlibat dalam percakapan. Hal ini juga memungkinkan orang lain yang mungkin mengalami kesulitan berkomunikasi karena hambatan bahasa atau perbedaan budaya (serta mereka yang lebih suka ruang pribadinya tidak dilanggar) untuk masuk ke dalam pertukaran sosial semacam ini tanpa merasa terancam karena diganggu atau merasa seperti tidak pantas berada di sana lagi daripada ketika mereka memulai!
  • Konsekuensi negatif termasuk kesalahpahaman; manipulasi; mengekspresikan kemarahan / kasih sayang melalui kontak fisik; dan lain-lain….

Kesimpulan

Seperti yang bisa Anda lihat dari contoh-contoh di atas, interaksi spasial adalah cara yang ampuh untuk terhubung dengan orang lain. Interaksi ini bisa menjadi alat yang hebat untuk meningkatkan hubungan Anda dan menjalin pertemanan. Namun demikian, penting untuk menyadari bahwa interaksi ini tidak selalu berjalan mulus – terkadang interaksi ini mengakibatkan konsekuensi negatif bagi orang-orang yang terlibat! Inilah sebabnya mengapa penting bagi kita untuk mengambil langkah-langkah sebelumnya sehingga setiap orang memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri mereka secara bebas tanpa merasa tertekan atau terintimidasi oleh orang lain yang mungkin tidak setuju dengan mereka dalam setiap masalah atau pendapat.