Luvi Silverberg
November 29, 2022

Berikut ini merupakan hukum bacaan mim sukun kecuali

Berikut ini adalah hukum-hukum mim sukun kecuali:

Bagian: melarang seseorang yang sedang dalam keadaan janabah untuk menyentuh Al-Qur'aan

Dilarang menyentuh Al-Qur'an ketika seseorang dalam keadaan janabah. Hukumnya berlaku baik bagi laki-laki maupun perempuan. Selain itu, juga berlaku sejauh menyentuh file elektronik mushaf yang dapat anda baca, baik itu di komputer atau perangkat lainnya (handphone).

Jika Anda takut seseorang akan mencoba mengambil Al-Qur'an Anda atau semacamnya jika mereka melihat betapa Anda suka membacanya, maka ada dua cara yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri Anda sendiri: 1) Belilah salinan yang lain; 2) Biarkan mereka meminjam milik Anda sehingga mereka tidak mencuri dari diri mereka sendiri!

Bagian: Membaca Al-Qur'an ketika seseorang dalam keadaan janabah

Tidak boleh membaca Al-Qur'an dalam keadaan janabah. Artinya, tidak boleh membacanya dalam keadaan janabah, kecuali jika anda yakin tidak ada keperluan dan tidak akan menimbulkan dosa. Jika hal ini terjadi, maka lebih baik tidak membaca sama sekali daripada melakukan syirik dengan membaca sesuatu yang dapat dianggap sebagai ibadah (seperti Al-Qur'an).

Ada pengecualian di mana seseorang dapat membaca Al-Qur'an bahkan ketika sedang dalam keadaan janabah:

  • Membaca surah-surah Al-Qur'an ketika membaca surah-surah lain dari buku atau kitab suci lain

Bagian: menyentuh mushaf dalam keadaan janabah

Menyentuh mushaf dalam keadaan janabah tidak membatalkan wudu. Anda dapat menyentuhnya dengan tangan Anda, tetapi Anda tidak dapat menciumnya. Anda dapat membacanya dan mengusap tetesan air seni dengannya

Bagian: Mengusap sesuatu yang telah kering, baik yang basah atau lembab sebelumnya

Mengusap sesuatu hingga kering, baik yang basah atau lembap sebelumnya.

Semua ini berlaku untuk menyeka sesuatu hingga kering yang telah basah atau lembap sebelum menyekanya.

Kesimpulannya:

Kesimpulan adalah ringkasan artikel, yang dimaksudkan untuk singkat, tetapi informatif. Ini juga harus menjadi ajakan untuk bertindak:

  • Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang topik ini, Anda dapat membaca artikel lengkapnya di sini.

  • Jika Anda ingin mengetahui apa yang telah ditulis orang lain mengenai topik yang sama (atau bagaimana perasaan mereka tentang topik tersebut), lihat koleksi artikel kami di [masukkan tautan].

Conclusion

Kesimpulannya, jika Anda dalam keadaan janabah dan Anda ingin menunjukkan kecintaan Anda kepada Al-Qur'an, maka bacalah Al-Qur'an dengan suara keras. Jika Anda telah diperintahkan oleh orang yang sedang dalam keadaan janabah untuk menyentuh Al-Qur'an, maka jangan lakukan hal itu kecuali jika dia diizinkan oleh Allah (SWT). Jika kalian telah diberitahu bahwa menyentuh sesuatu yang kering akan membuatnya basah lagi karena mengusapnya dengan air yang berlebih di atasnya? Maka jangan lakukan hal itu!