Luvi Silverberg
November 25, 2022

Berikut ini adalah unsur dasar seni rupa kecuali

Seni rupa adalah karya kreatif dan intelektual yang dihasilkan oleh seniman, pengrajin atau arsitek. Seni rupa biasanya dicirikan sebagai sesuatu yang menyenangkan secara estetika. Ini bisa menjadi bentuk seni yang telah didefinisikan oleh sekelompok seniman dan ahli dalam sebuah organisasi yang disebut Komisi Seni Kota New York.[1].

Prinsip

Prinsip adalah ide atau keyakinan yang mendasari yang memandu karya seorang seniman. Ini adalah konsep dasar yang digunakan seniman untuk menciptakan karya mereka. Prinsip bisa berupa apa saja dari seseorang, tempat, atau benda yang menginspirasi kreativitas seorang seniman; bisa juga sesuatu yang sederhana seperti “cinta” atau “ringan”.

Contoh:

  • Michelangelo memiliki visinya sendiri tentang keindahan dan menciptakan patung-patung berdasarkan ide ini untuk mengekspresikan dirinya secara kreatif dan spiritual melalui seni.
  • Pablo Picasso percaya bahwa seni harus bebas dari aturan atau batasan apa pun, jadi dia menciptakan lukisan yang penuh warna untuk mengekspresikan dirinya secara bebas tanpa mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang lain tentang karyanya (yaitu, “lukisan bebas”).

Gaya

Gaya adalah cara artistik di mana sesuatu dieksekusi. Gaya suatu karya dapat digambarkan sebagai cara seseorang berbicara atau menulis, atau dapat digambarkan sebagai cara berpakaian mereka.

Penting untuk dicatat, bahwa gaya bukan hanya tentang apa yang Anda kenakan, tetapi juga cara Anda menulis dan berbicara; itu adalah kepribadian Anda yang diekspresikan melalui karya seni Anda. Gaya mengacu pada penampilan eksternal dan perilaku internal dalam hal bagaimana seseorang memilih untuk mengekspresikan diri mereka dengan karya seni mereka (atau bentuk ekspresi lainnya).

Anda akan sering melihat konsep ini diterapkan di sepanjang sejarah seni rupa: seniman yang menciptakan jenis lukisan tertentu di atas yang lain mungkin mendapati diri mereka dilabeli sebagai “master gaya”. Misalnya, ketika orang berbicara tentang impresionisme versus realisme dalam lukisan, mereka berbicara tentang dua gaya yang berbeda dalam satu media – dan masing-masing memiliki pengikutnya sendiri yang percaya bahwa segala sesuatu mulai dari materi pelajaran hingga sapuan kuas harus mencerminkan nilai-nilai tersebut lebih dari yang lain!

Bentuk

Bentuk adalah garis besar suatu objek. Bentuk bisa geometris atau organik, sederhana atau kompleks. Bentuk lukisan sering kali menentukan gaya dan suasana hatinya. Sebagai contoh:

  • Kanvas persegi dengan satu garis yang membentang di tengahnya, akan memiliki kesan yang lebih formal daripada jika kanvas itu dilukis dengan bentuk-bentuk yang melengkung atau tidak beraturan di atasnya.
  • Lingkaran menunjukkan kreativitas, sedangkan garis yang membentuk pola seperti segi enam atau segitiga, menunjukkan organisasi; ini bisa ditemukan di alam (seperti pohon) atau diciptakan oleh manusia (seperti jalan raya).

Garis

Garis-garis seni adalah salah satu elemen yang paling penting. Ada banyak jenis garis yang berbeda, seperti lurus atau melengkung, horizontal, vertikal dan diagonal.

Kurva juga bisa melingkar (elips), serpentin atau bahkan lebih kompleks dalam desain.

Warna

Warna adalah elemen seni yang paling penting. Warna dapat digunakan untuk mengekspresikan perasaan, pikiran, atau emosi seniman. Penggunaan warna dalam seni juga digunakan untuk membuat kesan pada pemirsa dan menciptakan respons emosional pada mereka.

Warna digunakan sebagai media yang memungkinkan seseorang untuk menciptakan harmoni antara elemen-elemen yang berbeda dalam karya seperti bentuk, tekstur dan bentuk menjadi satu kesatuan yang harmonis.

Tekstur

Tekstur adalah kontur permukaan suatu karya seni. Tekstur dapat diciptakan dengan cara mengoleskan cat atau media lain ke permukaan, kemudian memanipulasinya dengan alat atau instrumen, seperti amplas, pisau ukir atau jarum etsa. Tekstur yang dihasilkan menambah kedalaman lukisan, menciptakan daya tarik visual bagi pemirsa yang ingin melihat karya Anda lebih dekat!

Ukuran

Ukuran itu penting. Ukuran kanvas atau kertas adalah elemen penting dalam seni rupa. Ketika Anda memilih lukisan, Anda akan dihadapkan pada beberapa pilihan:

  • Seberapa besar ukurannya?
  • Apakah muat di ruang dinding ini?
  • Apakah cukup besar bagi saya untuk tersesat dalam keindahannya dan menikmati berada di sana selama berjam-jam tanpa merasa kewalahan atau bosan?

Kesimpulan

Secara keseluruhan, ini adalah elemen-elemen seni rupa. Penting untuk mengetahuinya sebelum Anda dapat mulai menciptakan karya seni Anda sendiri.